• Puskesmas Kecamatan Senen
  • Tanggal Diubah : 13 Agustus 2020
    Status Registrasi : Belum Registrasi

Cek dan Sadari (Cegah Kanker Serviks dengan Aplikasi MAPLE-S dan Mobil Deteksi Kanker HIBISCUS)

Deskripsi

Puskesmas Senen telah mengambil langkah signifikan untuk mengurangi angka morbiditas dan mortalitas yang disebabkan oleh kanker serviks dalam beberapa tahun terakhir. Dua diantaranya adalah berinovasi menciptakan aplikasi pemetaan Wanita Usia Subur (WUS) berbasis internet pertama di Jakarta bernama Maple-S (Mapping Online Senen). Aplikasi ini memudahkan petugas kesehatan dalam menentukan lokasi WUS serta memetakan lokasi pelayanan IVA secara tepat dan efektif. Sejak peluncurannya pada bulan Juli 2016, Maple-S telah menampung ribuan data WUS yang sangat bermanfaat. Sementara itu, inovasi Mobil HIBISCUS hadir sebagai layanan Jemput Bola untuk mendekatkan akses masyarakat yang malu dan enggan periksa IVA di Puskesmas. Jika lesi pre kanker ditemukan pada saat IVA, maka dapat segera diobati sehingga tidak menjalar menjadi keganasan yang mengakibatkan kematian.

Sejak peluncuran Inovasi Maple-S dan HIBISCUS, lebih dari 7000 WUS telah dilakukan IVA, 200 diantaranya ditemukan lesi pre kanker dan telah dilakukan penanganan sehingga menyelamatkan mereka dari kanker ganas yang dapat mengakibatkan kematian. Hal ini sejalan dengan program SDGS nomor 3 yaitu mengurangi angka kematian prematur akibat Penyakit Tidak Menular (PTM) salah satunya kanker serviks. Inovasi ini juga berhasil meningkatkan angka cakupan IVA per tahun di wilayah Kecamatan Senen (dari 821 pada 2015 menjadi 7709 pada 2019). Selain itu, beberapa penghargaan seperti TOP 99 & TOP 40 SINOVIK Tahun 2018 dan DIAMOND pada kompetisi mutu tingkat nasional (TKMPN 2016 & 2017), telah diberikan kepada kedua inovasi yang turut memberdayakan peran serta kader, lintas sektoral serta masyarakat dalam upaya pencegahan kanker serviks.

Disambut hangat oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Bapak Gubernur Anies Baswedan, inovasi ini membantu menekan biaya yang mungkin terjadi apabila tidak dilakukan deteksi & penanganan kanker secara dini. Serta membantu mengurangi biaya pemerintah bagi mereka yang menggunakan jaminan kesehatan untuk terapi kanker.

Video

Materi

CEK_DAN_SADARI-INDOHCF_2020.pdf

Comment

Leave a comment